Artikel 11_ 2006


 

ENSIKLOPEDI GEREJA


 

Kemarin dulu, ketika berjalan-jalan di Mega-Mal Pluit, seperti biasa mampir di toko buku Gramedia yang ada disitu. Setelah membeli buku ‘Injil Yudas’ terjemahan bahasa Indonesia terbitan Gramedia, mata tertarik melihat ada sebungkus buku di rak berjudul menantang mata seorang pencinta buku, yaitu ‘Ensiklopedi Gereja,’ namun kala itu belum tertarik karena tidak bisa melihat isi 9 jilid yang dibungkus kotak + plastik itu.

Malamnya, ketika nyaris membaca habis buku Injil Yudas, terpikir mengapa mengeluarkan uang untuk buku Injil Yudas tetapi tidak untuk sebuah karya komplet Ensiklopedia Gereja? Esoknya setelah beberapa toko buku Gramedia dan Gunung Agung ditelusuri, karya monumental itu tidak ditemukan sehingga terpaksa pergi lagi ke Mega-Mal Pluit yang jaraknya 40 KM dari rumah. Untung Ensiklopedi itu masih ada dan langsung bisa dibawa. Malamnya, di rumah setiap halaman buku 9 jilid yang rata-rata berhalaman 250 itu dibuka untuk dilihat isinya (prosedur rutin kalau memiliki ensiklopedi baru untuk membebaskan buku seri baru dari kemungkinan halaman-halaman yang saling lengket), dan memang sekalipun membeli ibarat membeli kucing dalam karung yang tidak ketahuan isinya, ternyata setelah dibuka isinya sungguh kaya dan warna-warni!.

Ensiklopedi ini memang luar biasa, karena merupakan karangan seorang pastor ordo Syarikat Jesuit bernama Adolf Heuken yang memang sudah dikenal sebagai penulis handal yang banyak karyanya merupakan karya penelitian. Disebut luar biasa, karena dibandingkan dengan Ensiklopedia Nasional Indonesia yang 18 jilid banyaknya yang ditulis oleh lebih dari 100 kontributor (termasuk alm. Eka Darmaputera), Ensiklopedi Gereja hanya dikarang seorang pastor kawakan dan hanya dibantu oleh 6 staf pendukung riset, penyunting dan pemasaran yang masih junior.

Ensiklopedi ini lebih menarik dari ENI karena Ensiklopedi ini jauh lebih kaya dalam hal ilustrasi berwarna. Nyaris semua halamannya berisi ilustrasi gambar, repro-lukisan antik, dan foto-foto berwarna, yang tentu menjadi sumber ilustrasi tak ternilai bagi mereka yang biasa membuat presentasi dengan powerpoint. Nyaris lukisan-lukisan terkenal karya Rembrant, Michael Angelo sampai Leonardo Da Vinci bisa dijumpai disini, belum lagi khasanah gereja sejak abad pertama sampai kini ikut menghiasi Ensiklopedia ini.

Sekalipun buku ini ditulis oleh seorang pastor dan diterbitkan oleh penerbit Cipta Loka Caraka yang berlatar belakang Roma Katolik, Ensiklopedi ini bukan saja memuat sejarah Gereja Roma Katolik di pusatnya di Roma dan perkembangan di seluruh dunia termasuk Indonesia, Ensiklopedia ini juga memuat banyak data mengenai gereja Protestan, dan secara umum juga membahas agama-agama non-Kristen. Semuanya dibahas secara padat, tuntas dan obyektif.

Dari sudut harga, Ensiklopedia ini tidak mahal, bayangkan masing-masing jilid harganya Cuma seharga dua buku Injil Yudas dan The Lost Gospel yang baru diterbitkan oleh Gramedia dengan kertas yang lebih murah dan tanpa ilustrasi gambar itu, sedangkan Ensiklopedia itu berformat A4 dengan art-paper yang membuat semua gambarnya jelas dan jernih. Buku ini harganya juga lebih murah dari seri ensiklopedi lain yang berformat sama yaitu Indonesian Heritage dari penerbit Archipelago Press, padahal banyaknya jumlah halaman satu jilid Ensiklopedia Gereja itu satu-setengah kali banyaknya jumlah halaman satu jilid Indonesian Heritage.

Sebenarnya Ensiklopedia Gereja sudah dicetak lama sejak tahun 1990, namun sampai sekarang masih merupakan satu-satunya Ensiklopedia Gereja berbahasa Indonesia. Lagian, yang terakhir ini jauh lebih lengkap dari awalnya karena yang ini termasuk ‘Edisi ke-4 yang diperluas dan direvisi secara menyeluruh’ pada kurun waktu tahun 2004-2006. Ensiklopedia ini menyebut:

“Ensiklopedi ini sangat bermanfaat bagi setiap pastor, pendeta, biara, sekolah, orang tua dan guru Kristen. Khususnya pada orang terdidik yang mau memperdalam pengetahuan tentang ajaran Gereja, Kitab Suci, moral, spiritualitas/kerohanian, sejarah, seni, arsitektur gereja dan perkembangan Gereja-gereja di Indonesia. Inilah Ensiklopedi satu-satunya dalam bahasa Indonesia tentang Gereja Kristen Katolik maupun Protestan.”

Baru melihat selintas seluruh halaman Ensiklopedi ini dalam semalam kita sudah dapat melihat kebenaran dari komentar pastor Benny Susetyo ketika diwawancarai oleh televisi mengenai pendapatnya tentang film The Da Vinci Code, bahwa Gereja sudah menjalani masa 2 milenium dan tetap bertahan menghadapi isu-isu yang dilontarkan kepadanya. Isi Ensiklopedia Gereja ini mengungkapkan kebenaran itu, karena itu Ensiklopedi Gereja ini layak menghiasi rak buku kita.


Amin!

Salam kasih dari Redaksi www.yabina.org 

 


[ YBA Home Page | Artikel sebelumnya]